Tampilkan postingan dengan label tokoh-kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh-kimia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2016

Gabriel Daniel Fahrenheit

Fahrenheit lahir di Danzig (sekarang menjadi Gdansk) Polandia, 14 Mei 1686. Fahrenheit adalah penemu termometer alkohol (1709) dan termometer air raksa (1714) dengan skala Fahrenheit. Ia menemukan bahwa air dapat tetap cair dibawah titik beku dan titik didih zat cair pada tekanan 1 atm.


Sejak kecil ia pindah ke Amsterdam. Disana, ia belajar fisika, ilmu dagang dan cara membuat peralatan. Pada usia 31 tahun, ia mencari nafkah dengan jalan membuat alat-alat meteorologi. Fahrenheit menggunakan skala 320 untuk titik beku, 960 untuk suhu tubuh manusia dan 2120 untuk titik didih. Karena penemuannya itu, Fahrenheit diangkat menjadi anggota Royal Society. Termometer Fahrenheit dipakai di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Australia dan Selandia Baru. Ia meninggal tanggal 16 September 1736 pada usia 50 tahun di Den Haag Belanda.

Senin, 02 November 2015

Friedrich August Kekule

Friedrich August Kekule lahir di Darmstadt, Hesse, Jerman pada tanggal 7 September 1829. Semasa kecil, Kekule terkenal sebagai anak yang ramah, cerdas dan mempunyai bakat menggambar sekaligus menguasi 3 bahasa, yaitu Prancis, Italia dan Inggris. Ketika kuliah di Universitas Geissen, ia memilih pindah disiplin ilmu dari arsitektur menjadi ilmu kimia, meskipun ditentang keras kedua orang tuanya.
pada tahun 1851, Kekule lulus kuliah dan melanjutkan studi ke Paris untuk mendapatkan gelar Doktor. Kemudian pada tahun 1856 kembali ke Jerman dan diangkat sebagai guru besar kimia di Universitas Heidelberg.

Marie Sklowdoska Curie

Marie Curie lahir di Warsawa, Polandia pada 7 November 1867 dengan nama Manya Sklowdoska. Nama tersebut kemudia berubah menjadi Mania, Marja dan Marya dan akhirnya di Prancis menjadi Marie. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas dan kuat ingatannya. Pada umur 15 tahun, Marie Curie lulus dari Sekolah Menengah dengan nilai tertinggi. Namun, ia terpaksa mencari nafkah pada usia 17 karena orang tuanya miskin. Penghasilannya  ia peroleh dari mengajar privat, sebetulnya ia ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, tetapi pada wakti itu gadis dilarang masuk universitas di Polandia. Setelah tabungannya cukup, ia pindah ke Paris dan kulia di Sorbone, salah satu universitas di Paris.

Pada tahun 1898, Marie menemukan unsur Thorium dan menciptakan istilah radioaktivitas. Pada tahun itu pula ia menemukan unsur lain yaitu Polonium dan Radium. Bersama dengan Henry Bacquerel dan Pierre Curie (Suami Marie Curie), ia mendapat hadiah nobel untuk kimia karena menemukan Polonium, Radium dan berhasil mengisolir Radium.

Pada 4 Juli 1934, Marie Curie menghembuskan nafas terakhir pada usia 67 tahun di Savoy, Prancis. Ia menderita kanker darah akibat terlalu banyak terkena paparan sinar radioaktif ketika menyelidiki dan memisahkan radium.

Kamis, 01 Oktober 2015

Sejarah Kimia

Ada yang tidak kenal dengan istilah kimia? saya yakin banyak yang sudah mengenal kimia paling tidak pernah mendengar istilah kimia meski tidak tahu apa sebenarnya kimia. Kata kimia biasa dan terkenal karena pemberitaan di media mengenai "bahan-bahan yang mengandung bahan kimia berbahaya" bukan?. Nah, sebetulnya apakah atau bagaimana sejarah kimia itu?

Sebetulnya kimia sendiri sudah dikenal sejak 4000-an tahun, hal ini diketahui melalui adanya catatan mengenai teknologi : Ekstrasi  logam dari bijihnya, membuat keramik dan kaca, fermentasi bir dan anggur, membuat pewarna untuk kosmetik dan lukisan, mengekstraksi bahan kimia dari tumbuhan untuk obat-obatan dan parfum, membuat keju, pewarna, pakaian, membuat paduan logam seperti perunggu. Teknologi tersebut sebenarnya berhubungan dengan kimia namun waktu itu belum dikenal istilah kimia. 

Pada zaman Yunani kuno, sebetulnya sudah muncul adanya ide mengenai materi ( segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang), menurut para ahli pilsafat berpendapat bahwa materi tersusun dari partikel yang lebih kecil yang dinamakan atomos / atom. Namun, karena tidak ditunjang oleh adanya penelitian mendalam sehingga hal tersebut tidak dapat dibuktikan. Ilmu kimia sendiri baru diperkenalkan oleh  ilmuwan muslim, kimia ternyata berasal dari bahasa Arab كيمياء / kimiya (perubahan materi) yang diperkenalkan oleh Jabbir Ibn Hayyan pada tahun sekitar 700-778 M. Dari sanalah muncul istilah alchemi (Latin), chemistry (Inggris), chimie (Perancis), chemie (Jerman), chimica (Italia) dan kimia (Indonesia). Apa yang ditemukan oleh beliau sehingga dijuluki sebagai "Bapak Kimia"?? baca juga artikel "15 tokoh kimia dunia "